Percayakan kepada Allah!

Tuesday, 4 March 2014 (9:34 pm) / Syariah, Tazkiyatun Nafs

Ibnu Athaillah As Sakandari mengatakan: "Pinta tak akan tertolak selama engkau memohon kepada Tuhan. Namun, pinta tak akan terkabulkan selama engkau mengandalkan dirimu sendiri." Ketika kaum muslim bertempur dalam Perang Badar, mereka sadar bahwa perang adalah kewajiban sekalipun peralatan dan persenjataan perang mereka sangatlah tidak memadai. Kepercayaan mereka kepada Allah… Selengkapnya →

Lari dari Kemaksiatan (Firar)

Monday, 3 March 2014 (10:34 am) / Syariah, Tazkiyatun Nafs

Hakikat firar adalah melarikan diri dari sesuatu ke sesuatu yang lain. Firar ini ada dua macam: Firar-nya orang-orang yang bahagia, yaitu firar kepada Allah. Firar-nya orang-orang yang menderita, yaitu firar dari Allah kepada selain Allah. Sedangkan firar dari Allah kepada Allah adalah firar-nya wali-wali Allah. Dalam menafsiri firman Allah, "Maka… Selengkapnya →

Ya Allah!

Sunday, 2 March 2014 (9:00 am) / Jendela, Oase, Syariah, Tazkiyatun Nafs

“Semua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta pada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan.” (QS. Ar-Rahman: 29) Ketika laut bergemuruh, ombak menggunung, dan angin bertiup kencang menerjang, semua penumpang kapal akan panik dan menyeru: "Ya Allah!" Ketika seseorang tersesat di tengah gurun pasir, kendaraan menyimpang jauh dari jalurnya,… Selengkapnya →

Hakikat Ubudiyah

Tuesday, 25 February 2014 (12:16 pm) / Syariah, Tazkiyatun Nafs

Ibnu Athaillah As Sakandari mengatakan, "Jika engkau berkeyakinan bahwa engkau sam¬pai kepada-Nya hanya setelah lenyapnya semua keburukanmu dan sirnanya semua hasratmu, maka engkau selamanya tidak akan sampai kepada-Nya. Akan tetapi, jika Dia menghendakimu sampai kepada-Nya, Dia akan menutupi sifatmu dengan sifat-Nya, watakmu dengan watak-Nya. Dia membuatmu sampai kepada-Nya dengan kebaikan… Selengkapnya →

Introspeksi Diri

Friday, 21 February 2014 (3:05 pm) / Tazkiyatun Nafs

Ibnu Athaillah As Sakandari dalam kitab Al Hikam mengatakan: "Bila engkau sakit hati karena orang-orang tidak menerimamu, ataupun mencelamu, maka kembalikanlah kepada ilmu Allah tentang dirimu. Jika engkau belum puas dengan ilmu-Nya, maka musibah yang menimpamu karena tidak puas dengan ilmu-Nya, lebih besar dari musibah yang menimpamu karena celaan orang-orang."… Selengkapnya →

Berpegang Teguh (I’tisham)

Monday, 10 February 2014 (7:02 am) / Tazkiyatun Nafs

I'tisham artinya berpegang teguh. I'tisham ini ada dua macam: I'tisham  kepada Allah dan i'tisham kepada tali Allah. Firman-Nya, "Dan, berpeganglah kalian kepada Allah. Dia adalah pelindung kalian, maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong." (Al-Hajj: 78). "Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali Allah, dan janganlah kalian bercerai berai." (Ali Imran:… Selengkapnya →

Tadzakkur dan Tafakkur

Monday, 3 February 2014 (7:03 am) / Tazkiyatun Nafs

Tadzakkur artinya mengambil pelajaran dan tafakkur berarti memikirkan atau mengamati. Tadzakkur yang menjadi tempat persinggahan hati merupakan pasangan inabah. Allah befirman, "Dan, tiadalah yang mau mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang kembali (kepada Allah)." (Al-Mukmin: 13). Tadzakkur ini merupakan sifat yang khusus bagi orang-orang yang mau berpikir dan berakal, sebagaimana firman-Nya,… Selengkapnya →

Kembali kepada Allah (Al Inabah)

Monday, 27 January 2014 (7:28 am) / Pengembangan Diri, Tazkiyatun Nafs

Seperti yang sudah engkau ketahui, bahwa siapa yang berada di tempat persinggahan taubat, berarti dia berada di seluruh tempat persinggahan Islam, sebab taubat sudah meliputi segalanya. Tapi bagaimana pun juga tempat-tempat persinggahan yang lain ini perlu rincian dan perlu disebutkan, agar ada kejelasan hakikat, kekhususan dan syarat-syaratnya. Jika kaki seorang… Selengkapnya →

Copyright © 2011 – 2017 Designed & Developed by Ibrahim Vatih