KH AR Fachruddin dan Muhammadiyah
Pak AR demikian nama panggilan akrab Kiai Haji Abdur Rozak Fachruddin, adalah pemegang rekor paling lama memimpin Muhammadiyah, yaitu selama 22 tahun (1968-1990). Pak AR lahir 14 Februari 1916 di Cila
Category
Page 6 of 11
Pak AR demikian nama panggilan akrab Kiai Haji Abdur Rozak Fachruddin, adalah pemegang rekor paling lama memimpin Muhammadiyah, yaitu selama 22 tahun (1968-1990). Pak AR lahir 14 Februari 1916 di Cila
Hari ini, 89 tahun yang lalu sekolah pendidikan agama khusus perempuan pertama di Indonesia berdiri. Al Madrasatul Diniyyah/ Meisjes Diniyyah School, sekolah Diniyyah (agama) Putri didirikan oleh Rahm
“Ini adalah kisah ketika dunia hanya mengenal dua wilayah, Barat dan Timur. Ini adalah persaingan antara dua negara; Imperium Romawi dan Khilafah Islam. Ini adalah cerita saat dunia terpolarisasi menj
Gus Miek adalah seorang yang sangat terkenal di kalangan guru suluk, seniman, birokart, preman, bandar judi, kiai-kiai NU, dan para aktivis. Dialah yang membangun tradisi pengajian Sima'an Al Quran Ja
Muhammadiyah pernah mempunyai tokoh ulama yang juga politisi ulung. Beliau adalah KH Ahmad Badawi. KH Ahmad Badawi ini lahir pada 5 Februari 1902 sebagai putra ke-4 dari KH Muhammad Fakih. Ayahnya mer
Apa yang terbayang saat anda mendengar kata 'anak punk'? Mungkin yang terlintas dalam pikiran adalah pengamen, rambut mohawk, narkoba, anarkisme, anti kemapanan dan segala dinamika kehidupan jalanan l
Namanya Ihsan Ilahi Zhahir bin Zhuhur Ilahi bin Ahmduddin bin Nizhamuddin. Dalam sebuah wawancara, salah seorang saudara beliau yang bernama Syaikh Fadhl Ilahi menjelaskan bahwa Syaikh Ihsan Ilahi Zha
Kecintaan Allahuyarham Mbah Muntaha sapaan akrab KH. Muntaha Al-Hafizh Kalibebeber Wonosobo terhadap Al-Qur’an tak dapat diragukan lagi. Hampir seluruh usianya dihabiskan untuk menyebarkan dan menghid
Lelaki itu tampak menikmati hidangan di depannya. Berpeci coklat, berjangut lebat, bergamis, dengan celana cingkrang, ia duduk di sisi paling sudut di sebuah Rumah Makan Aceh Harga Mahasiswa di pinggi
Kyai Haji Mohammad Hasyim Asy'arie, bagian belakangnya juga sering dieja Asy'ari atau Ashari, lahir 10 April 1875 (24 Dzulqaidah 1287H) dan wafat pada 25 Juli 1947; dimakamkan di Tebu Ireng, Jombang,