Mengenal Golongan Sufi (1)
Saturday, 8 August 2015 (8:15 am) / Pemikiran Islam, Tsaqafah
islamicwallapers

Bismillahirrahmanirrahim.

Seiring dengan semakin banyaknya artikel dan¬ pandangan yang menyatakan bahwasannya golongan Sufi adalah termasuk golongan yang sesat secara umum, maka kami kira perlu untuk disampaikan kepada para pembaca penjelasan ulama-ulama Ahlussunnah Wal Jama~ez_rsquo~ah mengenai kelompok Sufi ini.

Pada serial pembahasan mengenal golongan Sufi yang pertama ini, akan kami sampaikan penjelasan dari Syaikh Ali Zainal Abidin Al-Hamid dalam satu majelis ta~ez_rsquo~lim yang beliau bina. Langsung saja kita simak penjelasan dari Syaikh Ali.


Pertanyaan:

Apa yang dimaksud golongan Sufi, apakah mereka sesat?

Jawaban:

Golongan Sufi adalah golongan orang yang menitik-beratkan dalam mu~ez_rsquo~amalah mereka kepada kerohanian yang kira-kira pada intinya adalah:

At-Takhalli wat-Tahalli

At-Takhalli: Membersihkan diri dari sifat-sifat Madzmumah.
At-Tahalli: Menghias diri dengan sifat-sifat Mahmudah.

Itulah intisari dari yang namanya At-Tasawwuf.

Apakah mereka sesat?

Apabila tujuannya seperti apa yang baru saya sebutkan, dan berada di atas garis panduan yang benar (Al-Qur~ez_rsquo~an dan Sunnah) maka tidak dapat¬ dikatakan sesat.

Apapun nama ajaran itu baik atas nama tarekat, madzhab, organisasi, yayasan atau atas nama apapun juga apabila dasarnya tidak benar (selain Qur~ez_rsquo~an dan Sunnah) maka tidak akan dikatakan benar.¬ Jadi ukurannya bukan kepada nama, akan tetapi kepada isi. Apakah isinya, itulah yang menjadi penentu betul atau tidak.

Al-Imam Al-Junaid Rahimahullah, Sayyidut-Thaa~ez_rsquo~ifah, berkata, ~ez_ldquo~Kalau kamu melihat orang dapat berjalan di atas angin (terbang) atau bisa berjalan di atas air sedang dia tidak tenggelam, kalau perbuatannya (amalan-amalannya) tidak sesuai dengan Al-Qur~ez_rsquo~an dan Hadits Rasulullahm maka ketahuilah kalau orang itu adalah pendusta.~ez_rdquo~
Ini yang bertutur adalah seorang Ahli Tasawwuf, bukan hanya itu, beliau bahkan Imam kepada Ahli Tasawwuf!

Bagaimana Sufi mau dikatakan sesat, sedang Imam-nya bertutur demikian? Ketahuilah bahwa landasan tasawwuf adalah Al-Qur~ez_rsquo~an dan Al-Hadits.

Namun¬ apabila ada yang mempergunakan nama tasawwuf sedangkan amalannya menyelisihi Qur~ez_rsquo~an dan Sunnah, maka yang salah bukan tasawwuf-nya. Akan tetapi yang salah adalah orang yang menyalahgunakan itu.

Kalau tasawwuf dinilai hanya dengan orang yang mempraktekkan, maka Islam pun juga bisa disebut agama yang tidak benar. Kenapa? Karena banyak¬ juga orang-orang yang berbuat kejahatan sedangkan dia adalah seorang muslim!¬ Bahkan ada juga muslim yang melakukan terorisme. Namun¬ tidak akan kita katakan Islam adalah agama teroris karena perbuatan sebagian orang bukan?

Jangan pahami Islam dengan melihat orang-orang Islam akan tetapi pahamilah Islam dengan melihat ajarannya.
Demikian pula dalam menilai Tasawwuf. Jangan nilai Tasawwuf dari orang-orang yang praktek (apalagi yang menyimpang) tapi tengoklah kepada Ilmu Tasawwuf itu landasannya apa? Barulah kita menilai tentang At-Tasawwuf itu.


Wallahu A~ez_rsquo~lam

Redaktur: Yahya 'Azzam

Sebarkan Pada Sesama

privacy policy