Warning: include_once(/srv/users/serverpilot/apps/fimadani/public/wp-content/plugins/wp-super-cache2/wp-cache-phase1.php): failed to open stream: No such file or directory in /srv/users/serverpilot/apps/fimadani/public/wp-content/advanced-cache.php on line 22

Warning: include_once(): Failed opening '/srv/users/serverpilot/apps/fimadani/public/wp-content/plugins/wp-super-cache2/wp-cache-phase1.php' for inclusion (include_path='.:/opt/sp/php7.4/lib/php') in /srv/users/serverpilot/apps/fimadani/public/wp-content/advanced-cache.php on line 22
Doa Setelah Shalat Tarawih dan Terjemahnya

Doa Setelah Shalat Tarawih dan Terjemahnya

Doa Setelah Shalat Tarawih – Tiap malam di bulan Ramadhan sangat giat orang berdatangan ke masjid untuk mengerjakan shalat sunnat yang satu ini. Sebagian dari mereka ada yang mengerjakan sebanyak 8 raka’at atau 20 raka’at untuk wilayah Indonesia yang mayoritas bermazhab Syafi’i.

Lalu, apa sih sebenarnya shalat tarawih itu dan apa doa setelah shalat tarawih yang sesuai ajaran Islam. Berikut adalah penjelasannya secara padat dan singkat.

Apa itu Shalat Tarawih?

abiummi.com

Shalat Tarawih atau sering juga disebut Teraweh atau Taraweh ialah shalat sunnat yang dikerjakan khusus hanya di bulan Ramadhan. Tarawih dalam bahasa Arab merupakan bentuk jamak dari تَرْوِيْحَةٌ yang bermakna “waktu sesaat untuk beristirahat”.

Untuk waktu pelaksanaan shalat tarawih ini ialah setelah shalat Isya’ yang umumnya dikerjakan secara berjamaah di masjid.

Bilangan Raka’at Shalat Tarawih

infotercepatku.blogspot.com

Ada banyak praktek tentang jumlah raka’at berikut jumlah salam shalat Tarawih. Pada masa Nabi Muhammad saw sendiri shalat Tarawih berjamaah hanya dikerjakan tiga sampai empat kali saja, namun tak disebutkan berapa jumlah raka’atnya.

Kemudian setelah itu shalat Tarawih berjama’ah dihentikan, sebab dikhawatirkan akan dianggap wajib oleh umat Islam. Lalu, pada zaman khalifah Umar kembali dilakukan berjama’ah dengan jumlah bilangan raka’at sebanyak 20 dan witir 3 raka’at.

Seja saat itulah lalu kemudian umat Islam di seantero negeri menjalankan shalat Tarawih tiap-tiap malam bulan Ramadhan dengan bilangan 20 raka’at.

Empat mazhab juga terdapat perbedaan mengenai jumlah raka’at, yakni mazhab Hanafi 8 raka’at, mazhab Maliki 8 atau 20 raka’at, mazhab Syafi’i 20 raka’at, dan mazhab Hambali 8 atau 20 raka’at.

Sedangkan pada masa khalifah Umar bin Abdul Aziz dari Bani Umayyah di Damaskus mengerjakan shalat Tarawih sebanyak 36 raka’at dan bahkan Ibnu Taimiyah menjalankannya sebanyak 40 raka’at.

Doa Setelah Shalat Tarawih (Doa Kamilin)

hijapedia.com

اَللهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْاِيْمَانِ كَامِلِيْنَ. وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ. وَلِلصَّلاَةِ حَافِظِيْنَ. وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ. وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ. وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ. وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ. وَعَنِ الَّلغْوِ مُعْرِضِيْنَ. وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ. وَفِى اْلآخِرَةِ رَاغِبِيْنَ. وَبَالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ. وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ. وَعَلَى الْبَلاَءِ صَابِرِيْنَ. وَتَحْتَ لَوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ وَاِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ. وَاِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ. وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ. وَعَلى سَرِيْرِالْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ. وَمِنْ حُوْرٍعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ. وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ. وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ. وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْنَ. بِاَكْوَابٍ وَّاَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَعِيْن. مَعَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ اُولئِكَ رَفِيْقًا. ذلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا. اَللهُمَّ اجْعَلْنَا فِى هذِهِ اللَّيْلَةِ الشَّهْرِالشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ. وَلاَتَجْعَلْنَا مِنَ اْلاَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِه وَصَحْبِه اَجْمَعِيْنَ. بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

Artinya :
Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Yaa Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang melaksanakan kewajiban- kewajiban terhadap-Mu, yang memelihara shalat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akherat , yang ridha dengan ketentuan, yang ber¬syukur atas nikmat yang diberikan, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, sampai kepada telaga (yakni telaga Nabi Muhammad) yang masuk ke dalam surga, yang duduk di atas dipan kemuliaan, yang menikah de¬ngan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra ,yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu yang murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih. Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha Mengetahui.

Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan diberkahi ini tergolong orang-orang yang bahagia dan diterima amalnya, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya, Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas penghulu kita Muhammad, keluarga beliau dan shahabat beliau semuanya, berkat rahmat-Mu, oh Tuhan, Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam


Itulah pembahasan mengenai doa setelah shalat tarawih yang sebaiknya kita amalkan. Jika dikerjakan secara berjama’ah biasanya doa tersebut dibaca oleh imam. Namun, jika dikerjakan secara munfarid di rumah ada baiknya kita membacanya sendiri atau bahkan menghafalkannya.

Demikian semoga bermanfaat dan menjadi amal jariyah bagi yang membagikan artikel ini kepada saudaranya sesama Muslim yang lain. Tabik.

Leave a Comment