Inilah Alasan Kenapa Makan Sebelum Tidur Tidak Dianjurkan

Seseorang yang sedang diet pasti pernah mendengar saran agar tidak makan malam terlalu larut karena dapat menyebabkan kegemukan. Hal ini memang benar adanya, makan terlalu larut akan membuat pencernaan tidak dapat melakukan tugasnya dengan baik. Makanan dicerna selama 4 jam di dalam lambung. Pada saat itulah terjadi proses pemecahan lemak. Jika lambung terisi penuh makanan, maka proses anabolisme berlangsung sehingga lemak yang seharusnya terpecah menjadi energi malah menjadi lemak yang menumpuk.

Oleh karena itu tidak dianjurkan untuk makan besar menjelang tidur. Makan malam sebaiknya dilakukan maksimal 4 jam sebelum tidur. Hal ini supaya ketika Anda berangkat tidur, lambung dalam keadaaan kosong. Lambung yang kosong akan memicu hormon pertumbuhan keluar dan proses katabolisme berlangsung. Dengan demikian lemak akan terpecah menjadi energi dan tidak membuat penimbunan lemak. Itulah sebabnya, orang dengan kelebihan berat badan dianjurkan untuk tidak makan menjelang tidur.

Namun, bukan hanya orang yang sedang diet. Untuk menjaga kesehatan, sebaknya kita juga menghindari makan menjelang tidur. Hal ini supaya kerja lambung tidak terlalu berat karena harus mencerna makan ketika tidur. Selain itu, kelebihan lemak sedikit demi sedikit akan menumpuk dan menimbulkan berbagai penyakit seperti jantung, kolesterol tinggi, darah tinggi, dan masih banyak lagi.

Jika tetap ingin makan sebelum tidur, maka makanlah buah dan jus yang relatif lebih cepat bertahan dalam lembung yakni selama 2 jam. Oleh karena itu, makanlah lebih awal dan minumlah jus atau makan buah sebelum tidur. Hal ini akan membuat organ pencernaan Anda tidak bekerja terlalu berat selama tidur. Selamat mencoba!

Leave a Comment