Warning: include_once(/srv/users/serverpilot/apps/fimadani/public/wp-content/plugins/wp-super-cache2/wp-cache-phase1.php): failed to open stream: No such file or directory in /srv/users/serverpilot/apps/fimadani/public/wp-content/advanced-cache.php on line 22

Warning: include_once(): Failed opening '/srv/users/serverpilot/apps/fimadani/public/wp-content/plugins/wp-super-cache2/wp-cache-phase1.php' for inclusion (include_path='.:/opt/sp/php7.4/lib/php') in /srv/users/serverpilot/apps/fimadani/public/wp-content/advanced-cache.php on line 22
Jangan Senang Tertawa

Jangan Senang Tertawa

T: Apa bedanya zebra jantan sama yang betina?

J: Jelaslah, alat reproduksinya.

T: Kalau dari jauh mana kau tahu? Dia kan cepat larinya, tak macam kau.

J: Emang gimana bedanya?

T: Zebra jantan itu dasarnya hitam, bergarsi-garis putih.

J: Lha kalau yang betina bukannya sama?

T: Nah zebra betina itu dasarnya putih, bergaris-garis hitam…

Ada sebuah pengalaman menarik beberapa hari yang lalu. Usai sebuah tulisan saya yang berjudul “Anda Dokter? Preet!” dimuat di sebuah harian umum dengan judul lain (editor yang ngganti), ada puluhan SMS masuk dari nomer orang yang tidak saya kenal. Hampir semua bertujuan menyatakan terima kasih, ada yang sedang dirundung masalah keluarga bisa merasa gembira ketika mampu tertawa, ada yang bilang matur nuwun karena telah membuat harinya ceria. Ada satu SMS yang kemudian mendorong saya untuk mencari referensi tentang manfaat humor bagi kesehatan:

Assalamu’alaikum Dr Hasto Cht, sebenarnya hari ini saya cukup tegang membaca koran yang terkait kasus Cicak-Buaya dan Komodo, dari berita, opini, tajuk, yang semuanya membuat tensi saya naik, namun setelah membaca nostalgia bapak, tensi saya normal kembali… dst

(Selanjutnya Bapak yang tinggal di Solo tersebut berkonsultasi tentang penyakit istrinya)

Tertawa itu sehat, ungkapan yang terdengan klasik dan ketinggalan jaman ini ternyata bukan omong monthong, bukan isapan jempol dan tentu saja bukan isapan jari-jari yang lain. Tertawa bisa membantu Anda untuk lebih positif sehingga selanjutnya Anda akan terbiasa berpikir dengan cara yang lebih postif.

Tertawa, merupakan cara yang paling baik dan paling ekonomis dalam melawan stres, Anda tidak perlu ngundang Sule atau mbayar retribusi untuk tertawa. Tertawa merelaksasi otot-otot yang tegang, ndak perlu obat muscle relaxan. Tertawa juga melebarkan pembuluh darah sehingga memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh. Selain itu, tertawa juga berperan dalam menurunkan kadar hormon stres epinephrine dan cortisol. Perlu diketahui, yoga, relaksasi, meditasi untuk kesehatan menggunakan mekanisme yang sama. Jadi, bisa dikatakan kalau tertawa merupakan meditasi dinamis atau teknik relaksasi yang dinamis. Bedanya, Anda tidak perlu memusatkan pikiran. Karena itu, tertawa merupakan bentuk meditasi yang paling mudah dan bisa membuat Anda relaks dalam waktu singkat.

Selain untuk mengatasi stres, berikut beberapa manfaat lain dari tertawa:

Penghilang rasa sakit alami

Jangan memaki rasa sakit, misuh-misuh, atau nggrundhel kalau sedang encok atau migrain. Jangan meratapi rasa sakit, tetapi hayo ngguyu..! Tertawa bisa meningkatkan jumlah endorphin, penghilang rasa sakit alami, di dalam tubuh.

Norman Cousins, seorang jurnalis dari Amerika yang menderita sakit tulang belakang mengalami perbaikan setelah mengikuti terapi tertawa. Padahal sebelumnya obat-obat penghilang rasa sakit yang digunakan sama sekali tidak membantu mengurangi rasa sakitnya. Endorphin yang dilepaskan saat tertawa membantu mengurangi intensitas rasa sakit pada mereka yang menderita radang sendi, serta kekakuan pada otot-otot. Banyak perempuan juga melaporkan mengalami pengurangan rasa sakit akibat migrain dan jenis sakit kepala lainnya.

Menguatkan imunitas tubuh

Sistem imun (kekebalan tubuh) berperan besar dalam menjaga kesehatan dan melawan infeksi, alergi serta kanker. Para psychoneuroimmunologist telah membuktikan bahwa semua emosi negatif seperti kecemasan, depresi atau kemarahan akan memperlemah sistem kekebalan tubuh. Karena itu akan mengurangi kemampuan melawan infeksi. Menurut Dr. Lee S. Berk dari Loma Linda University, California, USA, seperti dikutip situs latterklub, tertawa membantu meningkatkan jumlah sel-sel pembunuh alami (dikenal dengan sel NK, sejenis sel darah putih) serta meningkatkan kadar antibodi.

Penelitian telah menemukan, setelah terapi tertawa, terjadi peningkatan jumlah antibodi (immunoglobin A) pada mucus atau lendir dalam hidung serta saluran pernapasan. Hal ini diyakini bisa melindungi dari serangan virus, bakteri serta mikroorganisme lainnya. Efek tertawa dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh dinyatakan sangat signifikan dalam menangani penyakit mematikan seperti AIDS dan kanker.

Latihan aerobik paling uenak

Mereka yang telah melakukan terapi tertawa mengaku merasa segar sepanjang hari setelah tertawa selama 15 menit di pagi hari. Tidak ada obat seperti tertawa, yang bisa mendatangkan manfaat dalam waktu instan. Dengan tertawa, Anda akan menghirup lebih banyak oksigen sehingga Anda juga merasa lebih baik. Tertawa bisa dibandingkan dengan latihan aerobik lainnya, tapi tentunya Anda tidak perlu memakai sepatu dan baju yang khusus. Anda juga tidak perlu berkeringat di lajur jogging. Menurut Dr. William Fry dari Standford University, 1 menit tertawa setara dengan 10 menit latihan di sepeda mesin. Dengan kata lain, tertawa akan menstimulus jantung dan sirkulasi darah, sama seperti latihan aerobik standar lainnya.

Dalam majalah kesehatan Jerman Apotheke Umschau, Profesor Gunther Sickl, ahli gelotologi dari Universitas Berlin menerangkan bahwa untuk membuat sebuah tertawa yang lepas, dibutuhkan kerja dari 80 otot, kedua bahu bergerak, rongga dada berguncang dan diafragma (sekat rongga dada) bergetar dan semua itu membuat tubuh mendapat latihan yang sangat menyehatkan, hanya dengan sedikit usaha yang dikeluarkan untuk tertawa.

Mengontrol tekanan darah tinggi

Selain faktor keturunan, obesitas, merokok serta kelebihan lemak jenuh, stres merupakan salah satu faktor utama penyebab tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. Dan dengan tertawa, Anda bisa membantu mengontrol tekanan darah dengan cara mengurangi stres berkaitan dengan hormon serta membuat Anda relaks.

Hasil percobaan telah menunjukkan, mengikuti sesi tertawa selama 10 menit terbukti bisa menurunkan tekanan darah sebanyak 10-20 mmHg. Tapi, tidak berarti kalau tertawa 120 menit tekanan darah Anda jadi nol. Bablas dong, hehe..

Menyehatkan organ dalam

Banyak olahraga yang bisa dilakukan untuk menguatkan otot-otot tubuh, selain catur dan main poker tentunya, tapi tertawa juga sekaligus berperan sebagai pijatan bagi organ-organ dalam. Tertawa bisa meningkatkan suplai darah. Tertawa bisa menjadi pijatan terbaik bagi otot diafragma dan usus halus. Tertawa akan meningkatkan suplai darah dan membantu agar usus bisa bergerak dengan benar.

Awet muda

Nah ini, bagi yang tidak kepingin cepet tua. Nggak perlu susuk-susukan! Botox-botoxan! Plastik-plastikan! Biar kelihatan awet muda, otot wajah juga ada olahraganya. Tertawa bisa mengencangkan otot wajah dan meningkatkan ekspresi wajah. Saat tertawa, wajah memerah karena peningkatan suplai darah di dalam tubuh, yang sekaligus akan menutrisi kulit wajah dan membuat kulit lebih bersinar. Mereka yang tertawa terlihat lebih gembira dan menarik. Tertawa akan menekan kelenjar air mata. Hal ini melembabkan mata dan membuat mata Anda lebih bersinar. Tertawa juga melatih otot-otot perut, biar six pack kayak Rambo.

Mengatasi depresi dan gangguan cemas

Stres dan tekanan akibat gaya hidup modern merupakan beban bagi tubuh dan jiwa Anda. Akibatnya, penyakit yang berkaitan dengan pikiran seperti kecemasan, depresi, gangguan mental serta insomnia juga semakin meningkat. Untuk mengatasi hal ini, cobalah tertawa. Banyak pasien pengguna obat antidepresan merasa jauh lebih baik setelah tertawa.

Ketika Anda sedang sedih, jangan dinikmati sedihnya, nangis sambil ngaca kaya model video klip. Tertawalah! Tarik otot-otot wajah anda seperti wajah ketika Anda tertawa senang, walaupun suasana hati Anda tidak demikian.

Gemblung apa? Ngajarin kok yang enggak-enggak.

Lho baca ini: Otak mengingat sesuatu untuk kurun waktu yang sangat lama dan agak mustahil ia sepenuhnya lupa hal-hal yang pernah ia alami. Jadi, jika Anda mencoba tersenyum saat anda merasa sedih, otak bawah sadar akan mengingat bahwa di masa lalu ekpresi ini berkaitan dengan kebahagiaan, dan akan segera menanggapinya dengan cara melepaskan neurotransmiter-neurotransmiter yang menghasilkan sensasi bahagia. Hasilnya kita akan menjadi lebih berbahagia dan merasa lebih positif (Plutchik, 2002).

Enak, toh?

Tunggu apalagi, tertawalah dengan lepas bahkan sekalipun tidak ada hal yang pantas untuk membuat tertawa ketika Anda memang membutuhkan (dan saya yakin untuk hidup sehat di jaman riweuh kaya gini kita perlu lebih sering tertawa).

Saran saya sederhana: bila Anda ingin gampang sakit, cepat tua terus mati pelan-pelan: jangan senang tertawa!

Wallahu a’lam.

Oleh: Dr. Hasto Harsono