Warning: include_once(/srv/users/serverpilot/apps/fimadani/public/wp-content/plugins/wp-super-cache2/wp-cache-phase1.php): failed to open stream: No such file or directory in /srv/users/serverpilot/apps/fimadani/public/wp-content/advanced-cache.php on line 22

Warning: include_once(): Failed opening '/srv/users/serverpilot/apps/fimadani/public/wp-content/plugins/wp-super-cache2/wp-cache-phase1.php' for inclusion (include_path='.:/opt/sp/php7.4/lib/php') in /srv/users/serverpilot/apps/fimadani/public/wp-content/advanced-cache.php on line 22
Teman Online Lebih Banyak Daripada Teman Offline

Teman Online Lebih Banyak Daripada Teman Offline

Penelitian lembaga psikologi Cystic Fibrosis Trust di Inggris menyebutkan, orang yang memiliki teman 121 di akun jejaring sosial mereka, hanya sekitar 55 teman saja yang benar-benar berteman di dunia nyata.

Banyak pemilik akun jejaring sosial mempunyai teman lebih banyak dua kali lipat dibandingkan dengan teman yang sebenarnya.

Pernyataan ini dihasilkan setelah lembaga psikologi Cystic Fibrosis Trust di Inggris melakukan penelitian. Helen Oxley, psikolog klinis di Manchester Adult Cystic Fibrosis Centre, mengatakan banyak orang memiliki akun jejaring sosial agar dapat berhubungan dengan keluarga dan teman-teman.

Jejaring sosial juga memiliki manfaat bagi mereka yang mempunyai keterbatasan fisik, seperti sakit dan tidak bisa bertemu dengan orang lain secara langsung.

Selain digunakan sebagai alat untuk melampaui keterbatasan fisik, jejaring sosial juga digunakan sebagai alat untuk eksistensi diri seseorang.

Setiap orang menghabiskan waktu mereka 1-2 jam sehari untuk berinteraksi dengan teman melalui internet. Namun, hanya satu dari sepuluh orang melakukan pertemuan tatap muka di satu tempat.

Akibat adanya internet dan jejaring sosial, terjadi perubahan perilaku. Bila biasanya mereka berteman dan meminta alamat rumah, sekarang mereka cukup bertanya soal alamat email.

thomascrampton.com