Siapa yang tidak mengenal permainan sepakbola?. Salah satu permainan olahraga yang paling disukai di seluruh dunia. Namun tahukah kawan, kita dapat mengambil beberapa pelajaran dari permainan tersebut
Kehidupan seorang da’i sarat dengan ujian dan fitnah karena aktifitasnya sarat dengan aksi –aksi menyeru, mengajak kepada kebaikan dan memperbaiki kemunkaran. Aktifitas dakwah tersebut akan menyebabka
Allah Ta’ala berfirman , “Dan apa musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS Asy Syuraa 30).
Engkau hanya memerlukan kesadaran, bahwa yang engkau lakukan seluruhnya dalam dakwah ini adalah untuk Allah. Kerjamu untuk Allah. Keringatmu untuk Allah. Waktu yang engkau habiskan untuk Allah. Harta
Engkau aktif dalam kegiatan dakwah? Engkau telah bekerja melakukan berbagai upaya menebarkan kebaikan di daerah? Jika ya, maka mungkin engkau pernah mendengar ucapan-ucapan seperti ini, entah dari sia
Timbul keresahan di hati saya setelah mengamati beberapa fenomena yang terjadi di kalangan para aktivis dakwah kampus. Sesungguhnya, mereka terus bekerja dan bekerja untuk kelangsungan risalah dakwah
Musim dingin telah dating, pukul 06.10 waktu Korea Selatan pagi ini baru masuk waktu shalat subuh. Meskipun demikian jamaah Musholla An Nur Daejeon masih terlelap di balik selimut tebal yang melindungi dari dinginnya udara, yaitu minus 16 derajat Celcius.
Jika semua da'i hanya memperhatikan para Muslim muwahhid (sudah baik tauhidnya) yang sudah paham Islam dan siap berjihad saja, siapa yang kan "merangkul" generasi muda Islam dan memahami gejolak hati
Benarkah kita kader dakwah? Kader dakwah itu memiliki kepahaman yang utuh. Paham akan falsafah dasar perjuangan, paham akan nilai-nilai yang diperjuangkan, paham akan cita-cita yang hendak dicapai, pa