Amalan Ibu Hamil Agar Melahirkan Putra yang Shalih

Menjadi seorang wanita memiliki keutamaan-keutamaan yang membuatnya dikarunai nikmat dari Allah SWT. Baik yang belum menikah maupun yang sudah menikah masing-masing memiliki keutamaan tersendiri. Bagi yang belum menikah, wanita berperan sebagai hamba Allah yang taat beribadah, serta menjaga kehormatan dan harga diri.

Setelah menikah, ladang amal bagi seorang wanita semakin terbuka lebar. Melayani suami dengan sepenuh hati dapat mendatangkan pahala. Mengandung dan melahirkan anak juga bernilai pahala yang luar biasa. Oleh karena itu, masa kehamilan haruslah diisi dengan aktivitas dan amalan yang bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

Amalan yang dilakukan seorang ibu hamil akan berpengaruh terhadap janin yang dikandungnya. Apa saja aktivitas dan amalan yang dimaksud? Mari kita simak dalam ulasan berikut ini.

1. Banyak Bersyukur

Ibu yang mengandung seorang anak haruslah banyak bersyukur dengan kehamilannya. Karena ia telah dipercaya untuk mengandung seorang bayi oleh Allah SWT. Bersyukur bukan hanya di lisan saja, namun juga termasuk dengan perbuatan yakni dengan menjaga kandungan dengan sebaik-baiknya. Hal itu akan menambah nikmat dari Allah SWT berupa dikaruniai bayi yang sehat serta kelak menjadi anak yang shalih.

2. Banyak Berdoa

Seorang calon ibu selayaknya banyak berdoa demi kelancaran kehamilan dan saat melahirkan nanti. Ibu juga harus banyak berdoa untuk si jabang bayi supaya kelak menjadi anak yang shalih. Berdoalah dengan khusyu’, supaya doa-doa kita didengar oleh Allah SWT. Adapun doa yang diajarkan Rasulullah adalah sebagai berikut:

“Robbi habli minashsholihin (Ya Allah berikanlah kami anak yang sholih).” (QS. As-Shaffat :11)

3. Menjaga Emosi

Emosi juga berpengaruh pada kesehatan ibu hamil. Ibu hamil hendaknya menjaga emosi supaya tetap stabil dan berusaha untuk tidak mudah marah, menjaga lisan dan tidak berkata-kata kotor. Karena janin dapat merasakan emosi ibunya yang sedang marah, esal dan mengumpat. Naudzubillah.

4. Mendidik Anak Sejak Masih dalam Kandungan

Mendidik anak dapat dimulai sejak anak masih dalam kandungan. Seorang ibu memiliki waktu berbulan-bulan untu bersama Anak yang dikandungnya, tanpa terpisah sedikitpun. Oleh karena itu, berikanlah pendidikan pertama bagi anak yang masih berada dalam kandungan.

Ajak janin bicara, bacakan Al-Qur’an, perdengarkan murattal, beribadahlah dengan rajin supaya Anak memiliki sifat yang positif dan kelak mudah untuk diajari ibadah karena sudah terbiasa sejak masih dalam kandungan.

5. Memeriksakan Kandungan

Memeriksakan kandungan adalah upaya dari orangtua si janin untuk menjaga kesehatan buah hatinya yang masih berada dalam kandungan. Usahakan untuk memeriksakan kandungan secara teratur supaya ibu dapat mengetahui kondisi janin dan apa yang harus dilakukan supaya janinnya sehat dan kuat.

6. Menjaga Kehalalan Rizqi

Seorang ibu hamil wajib berusaha sekuat tenaga menjaga asupan makanan yang masuk kedalam perutnya. Makanan yang dikonsumsi harus terjamin kehalalannya. Jika ada yang subhat lebih baik ditinggalkan.

Leave a Comment