Menunggu dengan Asyik

Ada yang tidak suka menunggu?

Banyak orang ketika diminta untuk mengisi biodata di bagian ‘apa yang paling tidak disukai’, menuliskan satu kata: menunggu. Lucu. Bagaimana mungkin mereka mengatakan tidak suka menunggu padahal tiap detik hidupnya adalah masa tunggu. Bukankah setiap orang sedang menunggu mati?

Manusiawi memang, bila ada orang yang tidak suka menunggu. Sebab manusia pada dasarnya memang kurang sabar. Tapi, rasa sebal karena menunggu tidak harus membuat hidup kita terasa mati rasa dan mati gaya. Ada banyak hal yang bisa kita lakukan pada saat menunggu.

Membaca

Biasakan untuk selalu menyelipkan mushaf Alquran di dalam tas. Atau bila sedang berhalangan, bawa satu buku bacaan yang menarik untuk dibaca. Pada saat menunggu, kita sebenarnya sedang ‘membuang’ waktu. Sebab seharusnya kita bisa melakukan sesuatu namun tidak bisa hanya karena patnernya belum datang. Nah, dari pada waktu kita terbuang percuma, bukankah lebih asyik kalau sambil khataman Alquran. Lumayan dapat satu juz dalam sekali duduk.

Menulis

Bagi yang punya passion menulis namun terlalu sibuk untuk meluangkan waktu demi sekedar menulis, waktu menunggu bisa dimanfaatkan untuk menambah tulisanmu. Biasakan untuk membawa gadget atau buku catatan kecil untuk menuliskan apa yang sedang dipikirkan. Atau bila menunggunya dtempat yang ada koneksi internetnya, waktu menunggu bisa dimanfaatkan untuk mengisi blog.

Merapikan hidup

Orang yang sibuknya nanggung biasanya jadwalnya kurang tertata. Berbeda dengan mereka yang penuh dengan kegiatan, biasanya sangat jelas jadwal hariannya. Nah, selama menunggu, gunakan waktu untuk merapikan hal-hal yang harus dirapikan. Misalnya jadwal sehari-hari atau merapikan isi gadget.

Fokus Mengejar Prestasi

Kalau yang ini bukan tentang menunggu teman dalam rangka janjian. Namun menunggu takdir. Takdir disini bisa bermacam-macam, jodoh, kematian, dan lain sebagain. Sibuk menunggu sering membuat beberapa orang menjadi mati gaya dan malas melakukan apapun. Padahal waktu menunggu ini bisa dimanfaatkan untuk mewujudkan mimpi dan prestasi. Misalnya yang sedang hot saat ini adalah tentang menunggu jodoh. Banyak orang yang tetiba menjadi pribadi yang galau, merasa tidak berarti, hanya karena jodoh tak kunjung datang. Akhirnya waktu demi waktu terlewati tanpa adanya kegiatan yang bermanfaat. Padahal bila mau move on, ada begitu banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan untuk mewujudkan mimpi. Misalnya buat yang bercita-cita jadi dosen, dari pada sibuk menggalau, lebih baik sibuk belajar bersungguh-sungguh menyelesaikan program master yang sedang dijalani. Atau bagi yang ingin jadi penulis yang bisa menerbitkan buku yang bermanfaat, waktu menggalaunya ini bisa dimanfaatkan untuk mulai menulis. Kalau satu hari satu lembar, satu tahun sudah bisa menerbitkan satu buku kan.
Ada banyak cara untuk mengefektifkan waktu selama masa menunggu. Tergantung kita apakah mau yang efektif atau menunggu waktu habis dengan hal yang sia-sia.

Leave a Comment