Fimadani

Category

Keluarga

Page 16 of 26

Yakinlah, Semua Kebaikanmu Tidak Akan Sia-sia

Di siang hari yang begitu cerah, seorang anak laki-laki dari keluarga miskin bernama Howard Kelly sedang berjualan kue dari rumah ke rumah untuk membiayai sekolahnya. Di siang itu, ia merasa lapar dan

Menjadi Manajer Keluarga Hebat

Tanggal 20 Maret yang lalu, saya menjadi nara sumber dalam acara talk show di Forum Keluarga Berkualitas TVRI Manado bersama keluarga Prof. DR. Frans G. Ijong. Beliau memberi pencerahan tentang bagaim

Mendengarkan dan Memahami Perempuan

Perempuan hidup dalam dunia yang didominasi oleh laki-laki. Dominasi selalu membuat pihak lain terkesampingkan atau termarginalkan. Dalam hal ini ada kecenderungan perempuan untuk termarginalkan oleh

Peran Orang Tua dalam Mewujudkan Keluarga Islami

Kalau kita perhatikan lingkungan sekitar kita, kita lihat bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang merelakan kehidupannya dipenuhi dengan aktivitas yang tidak produktif, merelakan dirinya hidup da

Seimbangkanlah Hidupmu, Pasti Nikmat

Tuhan menciptakan seluruh alam semesta untuk kehidupan manusia, Tuhan pun menciptakan seluruh sistem yang ada dalam tubuh manusia untuk menjaga kelangsungan hidup manusia, semuanya dalam kondisi seimb

Menanamkan Akhlaq Mulia Pada Anak

“Setiap anak adalah suci” sabda sang nabi, “Orangtuanya lah yang akan membentuknya menjadi Yahudi, Nashrani, atau Majusi”. Jika kita mencermati sabda Rasulullah ini, lekat-lekat kita akan menemui juga

Pandanglah Keluarga Kita Dari Sudut Sang Pencipta

Seminar Golden Family yang di laksanakan di Kota Makasar kemarin berlangsung meriah, ratusan pasangan suami-istri menikmati sajian seminar yang berisikan tentang panduan praktis untuk mengelola keluar

Jangan Remehkan Stress Yang Dialami Anak

Stress yang selama ini Anda pikir hanya dapat terjadi pada orang dewasa, kini dapat dialami oleh anak-anak bahkan balita. Hal tersebut disampaikan psikolog Ratih Ibrahim dalam sebuah diskusi tentang p

Membangun 'Teamwork' Yang Kuat Dalam Keluarga

Semasa mahasiswa, saya pernah belajar tentang bagaimana membangun kekompakan dalam kelompok. Waktu itu, kelompok saya jumlahnya 12 orang ada tujuh laki-laki dan lima perempuan dengan target pembelajar