Fimadani

Fimadani

Bersatu Dalam Bingkai Madani

Hukum Bermain Musik Menurut Islam

Hukum yang terkait dengan menggunakan alat musik dan mendengarkannya, para ulama juga berbeda pendapat. Jumhur ulama mengharamkan alat musik. Sesuai dengan beberapa hadits diantaranya, sebagai berikut

Fashionista dan Kontes, Syiar atau Tenar

Jika perempuan bak perhiasan, maka sebaik-baik perhiasan berharga adalah perhiasan yang dimuliakan. Dan perempuan berharga adalah perempuan yang memuliakan dirinya dengan menjaga akidah dan akhlaqnya,

Al Quran, Bukan Sekedar Membaca

Tilawah (membaca) Al Qur’an adalah sarana untuk menyambungkan diri kita kepada langit. Ia merupakan sarana yang Allah berikan kepada siapa saja yang ingin berdiskusi denganNya. Sebagaimana diriwayatka

Memahami Peran Seorang Pemimpin

Suatu hari, salah seorang sahabat saya bertanya, “Ga, memangnya kualitas seseorang itu ditentukan dari seberapa tinggi jabatan orang tersebut ya?” Dan jawaban saya adalah, “Tergantung. Ya, semuanya be

Kisah Nabi dan Calon Penghuni Surga

Suatu ketika Nabi duduk di dalam masjid dan berbincang dengan sahabatnya. Tiba-tiba beliau bicara “Sebentar lagi seorang penghuni surga akan masuk ke mari.” Semua mata tertuju pada pintu masuk masjid

Pandanglah Keluarga Kita Dari Sudut Sang Pencipta

Seminar Golden Family yang di laksanakan di Kota Makasar kemarin berlangsung meriah, ratusan pasangan suami-istri menikmati sajian seminar yang berisikan tentang panduan praktis untuk mengelola keluar

Tanbo Art, Seni Melukis Diatas Sawah

Ketika industri seni sibuk dengan pemujaan pada seniman-seniman berkelas, takjub terhadap harga selangit di balai-balai lelang terkenal, kaum akar yang sering terpinggirkan tetap asik mencipta karya s

Buya Hamka: Antara Kelurusan ‘Aqidah dan Pluralisme

Sabtu (21/4/2012) Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS) kembali menggelar diskusi dwisabtuan spesial. Dikatakan spesial karena diisi dengan agenda bedah buku Akmal Sja

Pragmatisme Dakwah Kampus

Kampus, yang seharusnya menjadi tempat lahir para ilmuwan dan cendekiawan, kini hanya berfungsi sebagai tempat singgah sejenak. Singgah sejenak untuk menghadapi dunia usaha, perpolitikan, atau usaha l