Tentang Atheis
Di suatu pagi seorang gila berlari ke pasar lalu berteriak:"Aku mencari Tuhan ! Aku mencari Tuhan". Orang lalu berkerumun menontonnya. "Memangnya, Tuhan pergi ke mana, Dia lari atau pindah rumah?" Tan
Category
Jendela Pemikiran Islam
Page 9 of 15
Di suatu pagi seorang gila berlari ke pasar lalu berteriak:"Aku mencari Tuhan ! Aku mencari Tuhan". Orang lalu berkerumun menontonnya. "Memangnya, Tuhan pergi ke mana, Dia lari atau pindah rumah?" Tan
Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Aswaja) adalah aqidah pertengahan, moderat. Tidak terlalu ke kanan dan tidak terlalu ke kiri. Tidak berlebihan dan juga tidak menggampangkan. Demikian sesuai karakter
Perang Diponegoro atau Perang Jawa (1825-1830) telah menyisakan kegetiran mendalam bagi penjajah Belanda. VOC mengalami kerugian sangat besar (sekitar 20 juta gulden). Tahun 1830 bukan saja menandai e
Seperti yang telah diuji dan ditunjukkan sejauh ini, teori evolusi tidak mempunyai dasar ilmiah. Namun, kebanyakan orang di dunia tidak menyadarinya dan menganggap evolusi sebagai fakta ilmiah. Indokt
Belakangan ini, kata-kata “moderat” yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Arab menjadi wasathiyyah menjadi kata-kata yang bertendensi mengangkat satu kelompok tertentu dan menjatuhkan sekelompok
Kompas sebagai suatu perusahaan media massa yang besar dan prestisius ini merupakan sebuah perusahaan yang paling lama atau mempunyai umur yang lebih lama dari media yang lainnya. Harian yang bermotto
Prof. Qasim Mathar, Guru Besar UIN Alauddin Makassar yang sudah kadung dikenal sebagai ‘profesor paling liberal’, menjelaskan Islam liberal dengan cara sederhana dalam acara bedah buku Islam Liberal 1
Hidup di era modern ini bukanlah suatu hal yang gampang dan statis, namun di era dinamis ini banyak bermunculan pemikiran-pemikiran yang menuntut untuk membangun peradaban, selain daripada itu muncul
Hadits Rasulullah Saw menyatakan, bahwa umat Islam akan terbagi menjadi 73 golongan, dan yang selamat hanya satu. Hadits ini kemudian dijadikan alasan normatif, seolah umat Islam tidak dapat bersatu.
Ketika 2004, Hidayat Nur Wahid menjadi Ketua MPR, langsung diinterupsi seorang anggota DPR dari PDIP, bahwa jangan sekali-kali membawa-bawa Piagam Jakarta. Begitu pula ketika banyak UU di negeri ini y