Apa Beda 'China Anjing' dan 'Arab Onta'?
Jika diajukan pertanyaan tersebut, apakah perbedaan ungkapan 'China anjing' dan 'Arab onta', maka jawaban yang seharusnya diberikan adalah: tidak ada perbedaan. Kedua frasa umpatan itu adalah penyandi
Category
Gagasan dan opini
Page 9 of 37
Jika diajukan pertanyaan tersebut, apakah perbedaan ungkapan 'China anjing' dan 'Arab onta', maka jawaban yang seharusnya diberikan adalah: tidak ada perbedaan. Kedua frasa umpatan itu adalah penyandi
Sejak dua hari yang lalu, kita sering melihat beberapa teman nge-share tautan dari Tribunnews berisi berita yang sangat heboh, berjudul: "Di AS Heboh Makhluk Seram Bawah Tanah Muncul ke Permukaan Bumi
Kitab Minhajus Sunnah An-Nabawiyyah fi Naqdi Kalami Asy-Syi’ah wal Qadariyya h ini salah satu karya besar Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Bantahan kuat terhadap sekte Rafidhah (Syiah). Sangat kuat, sehi
Masih segar dalam ingatan kita kasus carut marutnya KPK Vs Polri yang belum lama ini menggegerkan negeri ini. Sebagian kelompok masyarakan berbondong-bondong memberi dukungan kepada KPK, namun ada jug
Korupsi di Indonesia telah menjadi penyakit kronis yang telah mewabah keseluruh penjuru negeri, merebak ke semua lini sosial dan instansi pemerintah, dari mulai yang paling bawah hingga ke tingkat yan
Sering kali kita ‘menuntut’ kepada Allah untuk diberikan amanah. Meskipun secara tidak sadar sebenarnya cara kita meminta dan memohon justru seperti orang yang sedang memalak. Tidak banyak dari kita y
Seorang ustadz dalam sebuah forum kajian tetiba melayangkan sebuah pertanyaan, “Umur berapa sekarang anak-anak mulai sekolah?” Para peserta forum bergumam, ada yang menjawab 5 tahun sudah masuk SD. Pe
Ahok terlihat sudah ingin keluar dari Gerindra semenjak era Pilpres 2014, tapi sepertinya dia belum menemukan celah yang elegan untuk keluar. Masa tiba-tiba keluar dengan alasan tidak suka Prabowo jad
Jika kita menempatkan kalimat di atas tanpa keterangan kondisi, Saya yakin hampir semua orang akan sependapat untuk kemudian membela kebenaran akan kalimat tersebut. Ya tentu saja, rezeki orang kok di
Jamaah Ikhwanul Muslimin berhasil menghidupkan kembali jihad fi sabilillah, setelah ia terkubur sekian lama. Medan pertamanya, jihad merebut wilayah Palestina yang dikuasai Zionis; dipimpin sendiri ol