Fimadani

Category

Jendela

Jendela Madani

Page 5 of 7

Tertundanya Pengabulan Doa

Dalam buku Renungan Keimanan , Syaikh Ahmad Farid menuliskan bahwa Imam Ibnul Jauzi rahimahullah berkata, "Termasuk sebuah ujian yang menakjubkan saat seorang mukmin berdoa namun belum dikabulkan kemu

Salam Gigit Jari

Akhir-akhir ini kita sering mendengar tentang salam gigit jari. Hal ini mengingatkan ku kepada suatu kisah yang menjadi sebab turunnya Surat Al Furqan ayat 27-29: 'Uqbah bin Abi Mu'aith adalah salah s

Semoga Rumahmu Membahagiakanmu!

Mengasingkan diri yang diajarkan syariat dan sunnah Rasul adalah menjauhkan diri dari kejahatan dan pelakunya, orang-orang yang banyak waktu kosongnya, orang-orang yang lalai, dan orang-orang yang sen

Tidak Ditemui Nabi Karena Merokok

Diceritakan oleh Al Habib Umar bin Muhammad bin Hafidzh bahwa sekitar 40 tahun yang lalu, ada seorang Syaikh yang istiqamah berada di Masjid Nabawi, istiqamah berziarah ke Nabi Muhammad sallallahu ala

Jadikan Buah Lemon Itu Minuman yang Manis!

Orang cerdik akan berusaha merubah kerugian menjadi keuntungan. Sedangkan orang bodoh akan membuat suatu musibah menjadi bertumpuk dan berlipat ganda. Ketika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam d

Shalat

Gue baru baca kehebohan yang ditimbulkan oleh berita seorang pramugari tertangkap kamera sedang shalat dalam keadaan duduk di pesawat . Padahal, dulu gue juga sering melakukannya di dalam bis Patas, s

Qadha' dan Qadar

“Tiada suatu bencana yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri, melainkan dia telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya.” (QS. Al-Hadid: 22) Tinta pena tela

Jangan Latah!

Yakni, jangan mudah mengenakan dan meniru-meniru ciri kepribadian umat lain. Karena, itu akan menjadi petaka yang tak mudah reda bagimu. Orang-orang yang lupa dengan dirinya sendiri, suaranya, gerakan

Isi Waktu Luang Dengan Berbuat!

Orang-orang yang banyak menganggur dalam hidup ini, biasanya akan menjadi penebar isu dan desas desus yang tak bermanfaat. Itu karena akal pikiran mereka selalu melayangdayang tak tahu arah. Dan, {Mer

Guru

Filosofi guru dalam standar proses pendidikan kembali pada falsafah Jawa. Guru itu 'digugu lan ditiru' . Guru harus mampu memberikan keteladanan agar ditiru. Guru harus mampu membangun kemauan, mengem