Ibnu Abbas Menghalalkan Nikah Mut’ah?
Telah masyhur di kalangan Ahlus Sunnah bahwa Ibnu ‘Abbas radliyallahu ‘anhuma adalah salah seorang shahabat Nabi yang berpendapat ‘membolehkan’ nikah mut’ah. Bahkan ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘a
Category
Page 8 of 16
Telah masyhur di kalangan Ahlus Sunnah bahwa Ibnu ‘Abbas radliyallahu ‘anhuma adalah salah seorang shahabat Nabi yang berpendapat ‘membolehkan’ nikah mut’ah. Bahkan ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘a
Oleh karena agama mempunyai fungsinya yang besar dalam masyarakat manusia, maka berbagai pihak coba menggunakan nama agama atas berbagai tujuan. Ada yang ikhlas, ada pula yang mengambil kesempatan ata
Nasab dan Pertumbuhannya Dia adalah Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib bin Hasyim. Ibunya bernama Aminah binti Wahab. Dilahirkan di Mekkah pada tahun gajah, bertepatan tahun 570 M. Bapaknya Abdu
Kepada Siapa Allah Subhanahu Wa Ta’ala Mengutus Para Nabi dan Rasul Allah Subhanahu wa Ta’ala mengutus para nabi dan rasul khusus hanya kepada kaum mereka, seperti firman Allah Subhanahu wa Ta’ala: da
Allah berfirman, إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الأرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِن
Beriman kepada para rasul, yaitu membenarkan dengan hati yang mantap bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mengutus pada setiap umat seorang rasul (utusan) yang mengajak mereka hanya beribadah/menyemb
Muntah adalah makanan yang sempat masuk ke dalam lambung manusia lalu keluar lewat mulut. Meski dalam realitas kehidupan sehari-hari tidak ada orang yang secara sengaja memakan muntah, namun dalam ban
Islam adalah anugerah yang tiada tara. Satu-satunya agama yang diridhai oleh Allâh Azza wa Jalla di dunia dan akherat . Perbuatan seseorang akan diakui bila ia telah memeluk Islam. Allâh Azza wa Jalla
Beriman kepada kitab-kitab, yaitu membenarkan dengan mantap bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menurunkan kitab-kitab kepada nabi-nabi dan rasul-rasul-Nya sebagai petunjuk untuk hamba-hamba-Nya. Ki
Beriman (percaya) kepada malaikat yaitu membenarkan dengan pasti bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala mempunyai malaikat-malaikat yang ada. Kita beriman kepada yang disebutkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’al