14 Janji Allah Untuk Orang Yang Beriman
Allah Subhanahu wa Ta’ala memberi janji kepada orang-orang beriman dengan janji-janji yang sangat banyak di dunia dan akhirat. A.Janji-janji kepada orang-orang beriman di dunia Di antaranya: Keberuntu
Category
Page 9 of 16
Allah Subhanahu wa Ta’ala memberi janji kepada orang-orang beriman dengan janji-janji yang sangat banyak di dunia dan akhirat. A.Janji-janji kepada orang-orang beriman di dunia Di antaranya: Keberuntu
Iman makhluk ada beberapa tingkatan Iman para malaikat bersifat tetap, tidak bertambah dan tidak berkurang. Mereka tidak pernah durhaka kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala terhadap apa yang Dia Subhanahu
Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberikan kepada setiap manusia sebab-sebab keberuntungan dan kesuksesan, tidak ada bedanya apakah dia seorang yang kaya atau miskin, dan (Dia Subhanahu wa Ta’ala juga
وَ قالُوا اتَّخَذَ الرَّحْمٰنُ وَلَداً َ "Dan mereka berkata: "Tuhan Pengasih itu mengambil anak." (Maryam ayat 88). Demikianlah suatu kepercayaan yang dibikin-bikin oleh manusia, yang pada sangka man
Allah Subhanahu wa Ta’ala mempunyai kekuasaan yang mutlak (absolut, tanpa batas), terkadang Dia memberi dan melimpahkan rizqi dengan berbagai sebab seperti Dia menjadikan air menjadi sebab adanya tumb
Dasar agama adalah beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, yakin atas-Nya, dan yakin terhadap asma`, sifat, segala perbuatan, dan khazanah-Nya, janji dan ancaman-Nya. Semua amal dan segala macam iba
Laki-laki tentu menginginkan profil wanita ideal untuk dinikahi. Ideal agamanya, ideal fisiknya, dan ideal-ideal yang lainnya. Orang yang cinta agama, standar utamanya pasti ketaqwaan dan kebaikan aga
Asma` Allah Subhanahu wa Ta’ala mengindikasikan atas sifat-sifat kesempurnaan-Nya. Ia (asma`) diambil dari sifat. Maka, ia adalah asma` dan sifat, karena itulah ia menjadi indah. Dan, mengetahui Allah
Rukun iman ada enam yaitu yang disebutkan dalam hadits Jibril 'alaihissalam tatkala bertanya kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam tentang iman, Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menjawab: 'Kamu
Syirik ada dua macam: Besar dan kecil. Syirik besar tidak akan diampuni Allah kecuali dengan taubat, yaitu membuat tandingan bagi Allah, pelakunya mencintai tandingan ini seperti cintanya kepada Allah